Slow travel menggantikan liburan yang terlalu padat
Alih-alih mengejar tiga kota dalam lima hari, sebagian pelancong kini menetap lebih lama di satu kawasan. Mereka berjalan kaki, memakai transportasi umum, dan menyisakan satu hari tanpa rencana.
Pola ini menurunkan kepenatan di perjalanan dan memberi ruang untuk makan di tempat yang sama lebih dari sekali. Penginapan mingguan mulai menyesuaikan harga di luar musim puncak.